CORAK PEMIKIRAN FIQH LOKAL SYAIKH MAS’UD (1923-1994) KAWUNGANTEN CILACAP JAWA TENGAH (STUDI KITAB MASAILU SYATTA)

Penulis

  • Mujiburrohman LPPM STAI Nida El-Adabi

DOI:

https://doi.org/10.59166/el-adabi.v1i1.14

Kata Kunci:

Syaikh Masud, Fiqih Lokal, Kitab Masailu Syatta

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis corak pemikiran Syaikh Mas’ud tentang fiqh dalam kitab Masailu Syatta dan implikasi pemikiran fiqh tersebut terhadap perkembangan tradisi keilmuan pesantren dan khazanah fiqh Nusantara. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori analisis wacana yang konsepnya terdapat tiga dimensi atau tahapan dalam proses analisis terhadap realitas, yaitu teks, praktik kewacanan (discourse practice), dan praktik sosial (socio-cultural practice). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah sosial dan ushul fiqh. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yaitu kitab Masailu Syatta karya Syaikh Mas’ud dan sumber data skunder berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui metode deskriptif-analitis, content analysis dan historis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran fiqh Syaikh Mas’ud bercorak madzhab yang lebih menekankan pada madzhab Syafi’i. Metode yang digunakan dapat dilihat dari dua aspek: pertama, perhatiannya serta kesungguhannya dalam mengumpulkan literatur fiqh sebanyak mungkin khususnya dalam madzhab Syafi’i dan kedua, analisis yang dilakukan secara hati-hati dari pendapat-pendapat terdahulu dengan menerapkan konsep maqashid syari’ah. Pemikiran beliau bukan hanya berpengaruh positif sebagai manifestasi tradisi keilmuan Islam bagi lembaga pesantren juga berpengaruh pada perkembangan fiqh Syafi’i di Nusantara.

Referensi

Ahkamul Fuqaha, Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2010 M), (Surabaya: Khalista, 2011)

al-Dimyati, Muhammad Syatha. I’anah at-Thalibin, Juz III, (T.tp: Dar Ihya al-Kutub al-‘Arabiyah, T.th)

al-Khadrami, Abdurrahman Ba’lawi. Bughyah al-Murtarsyidin fi Talkhish Fatawa Ba’dl al-‘Ulama al-Muta’akhirin, (Beirut: Dar al-Fikr, 1994)

Amin, Ma’ruf. Fatwa Dalam Sistem Hukum Islam, (Jakarta: Paramuda Advertising, 2008)

Arifi, Ahmad. Pergulatan Pemikiran Fiqih “Tradisi” Pola Madzhab, (Yogyakarta: eLSAQ Press, 2010)

Asmani, Jamal Ma’mur. Fiqih Sosial Kiai Sahal Mahfudh Antara Konsep dan Implementasi, (Surabaya: Khalista, 2007)

as-Suyuti, Jalaluddin bin Abdurrahman. al-Asybah wa an-Naza’ir fi al-Furu’, (Beirut: Dar al-Fikr, T.th.)

Bruinessen, Martin Van. Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat: Tradisi-Tradisi Islam di Nusantara, cet. 3 (Bandung: Mizan, 1999)

Darwis, Gus Dur, NU, dan Masyarakat Sipil (Yogyakarta: LkiS, 1994)

Effendi, M. Zein. Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer, (Jakarta: Kencana, 2004)

Hadjar, Ibnu. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1996)

Hamim, Thoha. (2004). Islam & NU di Bawah Tekanan Problematika Kontemporer. Surabaya: Diantama.

Mahfudz, M. Sahal. (2011). “Bahtsul Masail dan Istinbath Hukum NU: Sebuah Catatan Pendek”. Pengantar dalam Ahkamul Fuqaha, Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2010 M). Surabaya: Khalista.

Mahfudz, M. Sahal. (2004). Nuansa Fiqh Sosial. Yogyakarta: LkiS.

Mas’ud, Syaikh. (2013). Masail Syatta, Juz I-II. Kawunganten: T.pn.

Mudzhar, M. Atho. (1998). Membaca Gelombang Ijtihad: Antara Tradisi dan Liberasi. Yogyakarta: Titian Illahi Press.

Nashr Farid M. Washil dan Abdul Aziz M. Azzam. (2009). Qawa’id Fiqhiyyah. Jakarta: Amzah.

Nawawi, Hadlari. (1996). Penelitian Terapan. Yogyakarta: Gajah Mada Universiti Press.

Qomar, Mujamil. (2002). NU Liberal dari Tradisionalisme Ahlussunah ke Universalisme Islam. Bandung: Mizan.

Rahman, Jamal D. (1997). Wacana Baru Fiqh Sosial: 70 Tahun Prof. KH. Ali Yafie. Bandung: Mizan.

Saifuddin, Ahmad. (2015). “Eksistensi Kurikulum Pesantren Dan Kebijakan Pendidikan”. Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 3, No. 1, (Mei 2015)

Soedjono. (1999). Metode Penelitian Suatu Pemikiran dan Penerapan. Jakarta: Rineka Cipta.

Soehartono, Irawan. (2008). Metode Penelitian Sosial: Suatu Tehnik Penelitian Bidang Kesejahteraan Sosial dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Soelaiman Fadeli dan Moh. Subhan. (2008). Antologi NU. Khalista: Surabaya.

Suryabrata, Sumadi. (2010). Metodologi Penelitian. Jakarta: Rajawali Press.

Wahid, Abdurrahman. (1982). “Syaikh Mas’ud Memburu Kitab”. Koran Tempo, (18 September 1982)

Yafie, KH. Ali. (1994). Menggagas Fiqh Sosial. Bandung: Mizan.

Unduhan

Diterbitkan

2022-11-16

Cara Mengutip

Mujiburrohman. (2022). CORAK PEMIKIRAN FIQH LOKAL SYAIKH MAS’UD (1923-1994) KAWUNGANTEN CILACAP JAWA TENGAH (STUDI KITAB MASAILU SYATTA). EL-ADABI : Jurnal Studi Islam, 1(1), 47–76. https://doi.org/10.59166/el-adabi.v1i1.14

Terbitan

Bagian

Articles