ULUL ALBAB: POTRET REVOLUSIONER MENTAL DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN
DOI:
https://doi.org/10.59166/el-adabi.v1i1.13Kata Kunci:
Ulul Albab, Potret, Revolusioner, Mental, Al Qur'anAbstrak
Revolusi mental merupakan pernyataan Presiden Joko Widodo untuk dapat menjadikan masyarakat Indonesia memiliki karakter baik serta hidup dengan aman dan damai. Al-Qur’an sebagai kitab petunjuk dan sumber ilmu pengetahuan menjelaskan mengenai proses merevolusi mental. Revolusi mental dalam Al-Quran dilakukan dengan cara menggabungkan potensi yang ada dalam diri manusia yaitu potensi intelektual, emosional, dan spiritual. Dalam QS Ali Imron ayat 190-191 mengistilahkan manusia yang dapat menggabungkan ketiga potensi tersebut dengan sebutan “ulul albab”. Dengan demikian bagaimana proses revolusi mental melalui pendekatan Al-Qur’an menjadi hal yang dibahas dalam penulisan ini.
Referensi
Al-Mahalli, Jalaluddin dan Jalaluddin As-Suyuti. Terj, Bahrun Abu Bakar. (t.th.). Tafsir Al-Jalalain. Bandung: GIT
Departemen Agama Republik Indonesia. (1986). Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: PT Intermasa.
Koran Republika 13 September 2018
Mulyasa, E. (2015). Refolusi Mental dalam Pendidikan Islam. Jaketa: GIP.
Sastro Amijoyo, Purwono dan Robert K. Cunningham. (2014). Kamus Lengkap Inggris- Indonesia, Indonesia- Inggris. Semarang: Widya Karya.
Shihab, M. Quraish. (2012). Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati.
Shihab, Umar. (2005). konstektualitas, Al-qur’an kajian tematik atas ayat-ayat hukum dalam alqur’an . Jakarta:Pt Penamadani.
Soegiono. (2012). Filsafat Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
Umiarso dan Asnawan. (2017). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Depok: Kencana.
Yunus. Mahmud. (2010). Kamus Arab Indonesia. Jakarta: PT Mahmud Yunus Wadzuriyyah.
Zaimuddin. (2013). Memaknai Konsep Pendidikan Ibn Maskawih Dalam Mengembangkan Etika Kerja Islam. Jurnal Qiro’ah. 1 Desember 2013



