Abstract
Meningkatnya fenomena intoleransi beragama di kalangan peserta didik menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menghadapi tantangan dalam menginternalisasikan nilai toleransi secara efektif, terutama di tengah pengaruh media digital yang semakin kuat. Penelitian sebelumnya umumnya berfokus pada peran guru PAI sebagai teladan moral atau strategi pembelajaran toleransi, namun belum banyak menjelaskan mekanisme internalisasi nilai toleransi yang berlangsung dalam konteks pendidikan dan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru PAI dalam menginternalisasikan nilai toleransi beragama, mengidentifikasi mekanisme internalisasi nilai yang terbentuk, serta menganalisis implementasinya dalam konteks era digital di SMA Negeri 2 Bondowoso. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang berlandaskan pada paradigma interpretivisme dan pendekatan konstruktivisme. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai toleransi beragama berlangsung melalui empat mekanisme yang saling berkaitan, yaitu keteladanan guru sebagai model perilaku, pembelajaran dialogis sebagai ruang konstruksi nilai, integrasi nilai dalam materi pembelajaran dan budaya sekolah sebagai sistem penguatan sosial, serta literasi digital sebagai mekanisme mediasi terhadap pengaruh eksternal. Keempat mekanisme tersebut membentuk suatu model ekologi-pedagogis yang menjelaskan bahwa toleransi beragama tidak terbentuk secara linier melalui pembelajaran kognitif semata, tetapi melalui interaksi antara guru, peserta didik, lingkungan sekolah, dan ruang digital. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan kajian Pendidikan Agama Islam berbasis internalisasi nilai dan moderasi beragama di era digital.
References
Abdullah, F., & Munawarah, M. (2023). the Role of Religious Education Teacher Development on the Values of Religious Tolerance At Sman 8 Pontianak. Sosioedukasi Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 12(1), 92–101. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v12i1.2157
Arbi, Z. F., & Amrullah, A. (2024). Transformasi Sosial dalam Pendidikan Karakter di Era Digital: Peluang dan Tantangan. Social Studies in Education, 2(2), 191–206. https://doi.org/https://doi.org/10.15642/sse.2024.2.2.191-206
Bliss, J., Ogborn, J., & Grize, F. (1979). The analysis of qualitative data. European Journal of Science Education, 1(4), 427–440. https://doi.org/10.1080/0140528790010406
Candira, D., Adekamisti, R., Harmi, H., Ifnaldi, I., & Ristianti, D. H. (2025). Evaluasi Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Negeri. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(6), 5725–5733. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i6.7991
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. California: Sage Publications.
Fadhli, M. N., & Sirait, S. (2019). Religious Tolerance: Perspective of Teachers From Different Religions in Elementary Education (Sd) Remaja Parakan Temanggung. Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research, 2(1), 19–31. https://doi.org/10.14421/skijier.2018.2018.21.02
Fauziah, N., Zakiah, L., Jannah, H. M., Elifas, L., & Safitri, N. (2024). The role of teachers in developing multicultural education of religious tolerance in primary schools: literature study. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 8(1), 86–95. https://doi.org/10.21067/jbpd.v8i1.9958
Hermawati, P. K., Sujaryanto, H., & Nuryadi, M. H. (2025). Strategi Resolusi Konflik Sosial Melalui Pendidikan Toleransi: Studi Kasus Intoleransi Antar Umat Beragama. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(3), 4056–4065.
Jannah, M. (2025). The Role of Islamic Religious Education Teachers in Instilling Religious Tolerance Values in Schools. Indonesian Journal for Islamic Studies, 3(1), 12–16. https://doi.org/10.58723/ijfis.v3i1.257
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2025). Qualitative research: A guide to design and implementation. Jossey-Bass.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Patton, M. Q. (1987). How to Use Qualitative Methods in Evaluation. California: Sage Publications.
Radianto, W. E. D., Murwani, F. D., & Wono, H. Y. (2025). Metode Penelitian Studi Kasus. Jakarta: Kencana.
Sirry, M., Suyanto, B., Sugihartati, R., Tri Kartono, D., & Yani, M. T. (2024). Teachers’ perspectives on tolerance education in Indonesian high schools. British Journal of Religious Education, 46(4), 505–519. https://doi.org/10.1080/01416200.2024.2345213
Siti Nurdina Awalita. (2023). Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Rahmatan lil’alamin tingkat Madrasah Ibtida’iyah. Journal of Contemporary Islamic Education, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.25217/jcie.v4i1.4047
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Warini, S., Hidayat, Y. N., & Ilmi, D. (2023). Teori Belajar Sosial Dalam Pembelajaran. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(4), 566–576. https://doi.org/10.31004/anthor.v2i4.181
