Abstrak
The mudharabah contract is a profit-and-loss sharing instrument in Islamic economics that distributes risk proportionally between the capital provider (shahib al-mal) and the entrepreneur (mudharib). Beyond its established application in Islamic banking, this contract holds significant potential for the agricultural sector, which continues to face chronic financing constraints. This study aims to: (1) analyze the concept of mudharabah from the perspective of Sharia Economic Law; (2) examine its implementation in agricultural business partnerships; and (3) evaluate the profit-sharing and risk distribution mechanisms relevant to the agricultural context. Employing a library research method with a normative-juridical approach and descriptive-qualitative analysis, this study draws on scholarly literature, empirical research, and the Fatwa of the National Sharia Board–Indonesian Ulama Council (DSN-MUI) No. 115/DSN-MUI/IX/2017. The results show that mudharabah possesses strong normative foundations in the Qur'an, Hadith, ijma', and the DSN-MUI fatwa. Its principles of justice, trust (amanah), transparency, and risk sharing make it highly relevant for agriculture's inherently uncertain environment. Multiple empirical studies confirm that mudharabah financing improves farmers' capital access, productivity, and welfare. However, implementation is impeded by high crop-failure risk, weak financial record-keeping, limited supervisory capacity, and low Islamic financial literacy among farmers. These findings point to the need for regulatory strengthening, business mentoring, and innovative Sharia financing models so that the mudharabah contract can function optimally as a sustainable agricultural financing instrument.
Referensi
Aini, E. N., Lestari, D. A. H., & Rahmalia, D. (2025). Analisis efektivitas pemanfaatan pembiayaan pada sektor pertanian dan pendapatan usahatani padi di KSPPS BMT Assyafiyah Berkah Nasional Cabang Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science, 13(4), 296–304.
Aini, R., & Kamilah, K. (2025). Solusi keuangan syariah terhadap pembiayaan sektor pertanian untuk mencapai sustainable development goals. Ecoplan: Journal of Economics and Development Studies, 8(1), 51–60.
Almahmudi, N. M. (2020). Analisis implementasi pembiayaan mudharabah dalam perkembangan hukum ekonomi syariah di Indonesia. Al-Huquq: Journal of Indonesian Islamic Economic Law, 2(2), 208–230.
Arti, E. I. (2018). Analisis efektivitas dan peran pembiayaan mudharabah di sektor pertanian dalam meningkatkan kesejahteraan anggota (Studi pada BMT Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Lampung KC Trimulyo, Tegineneng) [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2017). Fatwa DSN-MUI Nomor 115/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad mudharabah.
Haedar, A. M., Ningrum, D. C., Nurfadhila, Nurhidayanti, & Kamaruddin. (2025). Pemikiran ulama tentang akad mudharabah dari mazhab klasik hingga kontemporer serta penerapannya dalam ekonomi syariah digital. Sanjana: Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah, 7(2), 89–108.
Harahap, S. B. (2024). Akad dalam kerjasama mudharabah, musyarakah/syirkah dalam perspektif fiqh muamalah. Petra: Journal of Islamic Studies and Social, 1(1), 12–25.
Hidayati, N., & Oktafia, R. (2020). Implementasi akad bagi hasil pada sektor pertanian dalam peningkatan kesejahteraan petani di Desa Maduran Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 7(12), 2399–2418.
Humaidillah, M. (2020). Sistem bagi hasil pada produk pembiayaan mudharabah. Wadiah: Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah, 4(2), 21–42.
Husna, F., Sari, M. F., Ramadhan, T., & Alfin, H. A. (2025). Akad mudharabah dalam fiqh muamalah kontemporer: Studi literatur hasil penelitian di Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan, 5(2), 390–405.
Iflaha, N. (2019). Konsep akad mudharabah musytarakah dalam ekonomi Islam. Lan Tabur: Jurnal Ekonomi Syari'ah, 1(1), 45–58.
Lisa, S., Khalid, I., & Wahyuni, S. (2025). Pengaruh akad mudharabah terhadap pendapatan petani karet: Di Desa Tamatto Kec. Ujung Loe, Kab. Bulukumba. Sanjana: Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah, 7(3), 115–128.
Mauludia, Z. (2021). Implementasi akad mudharabah dalam perbankan syariah. Istismar: Jurnal Kajian, Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam, 1(1), 31–45.
Mustamin, Sappeami, & Nurliah. (2024). Penerapan akad mudharabah dalam pengelolaan lahan petani masyarakat Dusun Sanreko. Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah, 3(1), 57–70.
Nasution, M. A. N., Nasution, M. L. I., & Atika. (2025). Pembiayaan mudharabah dan produktivitas usaha tani: Analisis mediasi penguatan kelompok tani dalam perspektif ekonomi syariah. Jurnal Investasi Islam, 11(1), 655–680.
Suryanto, A. (2016). Penerapan konsep syirkah-mudharabah dalam kegiatan ekonomi masyarakat di Tasikmalaya. Jurnal Ekonomi Syariah, 1(2), 85–101.
Yusrina, A. R., Mawardi, M. C., & Anwar, S. A. (2025). Implementasi dan efektivitas sistem bagi hasil mudharabah pada usaha pertanian skala mikro: Studi kasus di Desa Suru, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. Warta Ekonomi, 8(2), 112–128.
